Mamuju, 16/04/2026 — Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan Capacity Building dan Asistensi Penginputan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sulawesi Barat pada 14–16 April 2026, di Hotel Grand Maleo, Mamuju, Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta memberikan pendampingan teknis kepada pemerintah daerah dalam proses pengisian penilaian Championship TP2DD Tahun 2026.
Kegiatan dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Fernando Haryanto, yang menekankan pentingnya sinergi antar OPD yang terlibat dalam Tim TP2DD agar penilaian Championship tahun 2026 dapat menghasilkan nilai yang maksimal guna mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital.
Peserta kegiatan berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta pemerintah kabupaten, yaitu Polewali Mandar, Mamuju, Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Setiap daerah diwakili oleh unsur perangkat daerah terkait, meliputi Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, serta Bank Pembangunan Daerah Sulselbar.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan materi dari sejumlah narasumber yang kompeten. Pada hari pertama, saudara Fadli Prabowo dari Perwakilan Bank Indonesia Slawesi barat memberikan refreshment kepada peserta mengenai Kriteria Championship dan juga program unggulan. Selanjutnya, pada hari kedua, Tsamara dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia memaparkan hasil Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Semester II 2025 serta strategi perluasan ETPD Tahun 2026 melalui zoom meeting.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ahmad Idris dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan terkait penggunaan Diagnostic Tools pada aplikasi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD).
Sementara itu, Junior Aulia Arga, Analis Kebijakan pada Satgas P2DD sekaligus Assesor pada penilaian Championship TP2DD 2026 memberikan pemaparan teknis mengenai tata cara pengisian Championship TP2DD 2026, termasuk asistensi langsung kepada masing-masing pemerintah daerah dalam melengkapi data dan bukti dukung.
Kegiatan ini secara khusus difokuskan pada pembimbingan teknis dalam pengisian aspek penilaian Championship TP2DD 2026, yang mencakup aspek proses, output, dan outcome. Pemerintah daerah didorong untuk mengoptimalkan seluruh kategori penilaian melalui pemenuhan bukti dukung yang relevan dan komprehensif.

Dalam paparannya, Junior Aulia Arga menekankan pentingnya kelengkapan pengisian pada setiap indikator penilaian. “Setiap kategori harus diisi secara optimal dan disertai bukti dukung yang memadai agar memperoleh hasil penilaian yang maksimal,” Ujarnya.
Kegiatan ditutup kembali oleh Fernando Haryanto yang menegaskan pentingnya penguatan dokumentasi dalam mendukung capaian penilaian. “Implementasi yang telah dilakukan dengan baik perlu diiringi dengan dokumentasi yang lengkap, khususnya pada aspek proses dan output seperti roadmap, sehingga seluruh capaian dapat tercatat dan memberikan nilai optimal dalam penilaian Championship TP2DD,” Ungkapnya