Mamasa, 12/10/2026 - Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Mamasa Ernesto Randan, S.IP menyampaikan pentingnya ASN Lingkup Kabupaten Mamasa terus memberikan contoh yang baik dan sekaligus menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap terjadinya bencana kebakaran di wilayah Kabupaten Mamasa.
Ernesto menyampaikan hal tersebut di hadapan ASN lingkup Kantor Gabungan Dinas (Gadis) Kabupaten Mamasa pada apel bersama di halaman Kantor Gadis, Senin 12/10/2026.
Ernesto menambahkan bahwa kondisi udara kabupaten Mamasa berdasarkan pemantauan sudah sangat tidak sehat sehingga dibutuhkan keseriusan pegawai untuk menyampaikan kepada masyarakat kabupaten Mamasa untuk mengajak seluruh keluarga yang beraktifitas khususnya di ladang, kebun untuk tidak melakukan pembakaran dalam proses pengelolaan lahan.
“Udara kabupaten Mamasa saat ini dalam kondisi sangat tidak sehat berdasarkan laporan BMKG, dan itu akan berdampak pada ganguan Kesehatan pernapasan khususnya pada orang yang sensitif terhadap udara yang kurang sehat. Saya mengakjak seluruh jajaran ASN untuk memberi pemahaman yang serius kepada segenap keluarga untuk menghentikan peristiwa kebakaran lanjutan! Jangan membuang puntung rokok di sembarang tempat karena kelalaian kecil bisa berakibat fatal!” Ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa para pelaku pembakaran hutan dan lahan merupakan tindakan yang tidak manusiawi, juga adalah tindakan kriminal yang bisa mengakibatkan efek pidana bagi para pelakunya.
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Mamasa yang telah mencapai 67 kejadian dengan luas ±200,455 Ha, Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian mengeluarkan himbauan keras kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan lagi pembakaran.
Liputan: Hartanto