Esai
Perhatian Pemerintah Pusat melalui kunjungan kerja Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Mamasa pada 02/11/2026 lalu menunjukkan bahwa Presiden dan jajaran pemerintah pusat mau memastikan pemerataan Pembangunan mestinya menyentuh seluruh rakyat Indonesia, termasuk ke daerah pinggiran, kaum kelas menengah ke bawah yang banyak bermukim di pedalaman.
Pemerintah menyadari bahwa tiga fondasi utama pembangunan manusia yang mesti menjadi perhatian, wajib diintervensi sedemikian rupa sehingga dapat melahirkan titik kesejahteraan rakyat yang sesunggunya.
Ketiga fokus tersebut meliputi akses pendidikan yang memadai, fasilitas dan pelayanan kesehatan yang lengkap dan mampu dijangkau oleh masyarakat sekitar, dan yang paling penting lainnya adalah tersedianya bahan pangan yang cukup dan kepastian daya beli masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto sejak penyampaian kampanyenya dan dalam beberapa kesempatan terus manyampaikan ketiga sektor dasar penunjang kehidupan tersebut sembari terus meminta kepada para pembantunya untuk memastikan akses Pendidikan, Kesehatan dan ketersedian pangan yang memadai.
Ketiga sektor dasar penunjang kehidupan ini akhirnya termaktum dalam deretan poin program Visi/Misi Pemerintahan Presiden Prabowo/Gibran yang termaktum dalam ASTA CITA.
Bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mewujudkan Asta Cita-nya adalah dengan terjun langsung ke tengah masyarakat bahkan ke masyarakat pedalaman sekalipun.
Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Mamasa kemarin menjadi tolok ukur imprementasi Asta Cita Presiden. Membangun SDM dan infastruktur dari daerah terpencil, melihat langsung masalahnya dan sekaligus memberikan solusi.
Kunjungan Wapres Gibran ke Mamasa diawali dengan kunjungan ke sekolah (Sampel SMA 1 Mamasa) melihat infrastruktur sekolah yang sudah usang, membuka dialog dengan para siswa dan sekaligus berjanji untuk mengatasi berbagai infrastruktur sekolah yg sudah usang dan tak layak pakai.
Dilanjutkan dengan meninjau proges Pembangunan RSUD Kondosapata’ yang sementara dikerjakan. Meminta para pekerja untuk mempercepat proses pembangunan dan segera melengkapi dengan fasilitas medis dan tenaga SDM kesehatan yang memadai. Memastikan para pasien mendapat penanganan yang baik dan berharap fasilitas pelayanan terpenuhi sehingga para pasien tidak perlu dirujuk untuk proses penyembuhan (mesti sembuh di tempat perawatan).
Dan yang terakhir Gibran meninjau pasar rakyat Mamasa, memastikan ketersedian pangan dan berdialog dengan para penjual, mendengar keluhan mereka untuk bahan perbaikan infrasuktur dan ketersediaan pangan dan peningkatan ekonomi rakyat.
Aksi Wapres Gibran di daerah pedalaman Mamasa menunjukkan bahwa pemerintah bukan sekedar membangun citra pemerintahan yang baik tetapi betul-betul turun ke masyarakat melihat langsung masalah dan menawarkan serta memberi Solusi.
Selamat untuk rakyat kabupaten Mamasa yang mendapat kunjungan Mas Wapres Gibran. Ini adalah berkah bagi Pembangunan berkelanjutan di kabupaten Mamasa. Wassalam.
Salam dari Redaksi