Berita Lengkap

Pemkab Mamasa Perkuat Koordinasi Operasi Modifikasi Cuaca dalam Mendukung Pasokan Air PLTA Bakaru

Pemkab Mamasa Perkuat Koordinasi Operasi Modifikasi Cuaca dalam Mendukung Pasokan Air PLTA Bakaru

Mamasa, 11/08/2026 — Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka penguatan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Selasa, 11 Agustus 2026.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa bersama jajaran Forkopimda, Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Asisten Manajer Operasional dan Pemeliharaan PLN Nusantara Power, serta para lurah, khususnya dari wilayah Kecamatan Sumarorong.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait rencana pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai upaya menghadapi penurunan curah hujan yang diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Oktober 2026. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pasokan air ke Waduk PLTA Bakaru sehingga diperlukan langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamasa akan menindaklanjuti pelaksanaan OMC yang merupakan bagian dari program nasional. Namun, pelaksanaannya harus tetap mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku serta memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Kita harus memiliki kesepahaman dalam rencana Operasi Modifikasi Cuaca. Karena ini merupakan program nasional, tentu harus kita tindak lanjuti. Namun, pelaksanaannya harus sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Masyarakat juga harus mengetahui dampak dan manfaat dari kegiatan ini,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta pihak PLN untuk terus melakukan koordinasi dengan tim yang telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa serta melibatkan masyarakat setempat dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Saya meminta agar PLN melibatkan tim yang telah dibentuk oleh pemerintah daerah dan juga masyarakat ketika melaksanakan kegiatan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menyampaikan bahwa BMKG akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan OMC sejak tahap persiapan hingga kegiatan berlangsung.

“Dari BMKG, kami akan terus melakukan pengawasan mulai dari proses sebelum pelaksanaan hingga kegiatan berjalan. Jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dan berpotensi merugikan masyarakat, maka kegiatan akan kami hentikan,” jelas Budi Harsoyo.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca dapat berjalan sesuai ketentuan, terkoordinasi dengan baik, serta tetap memperhatikan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Laporan: Mika Kristian