Berita Lengkap

Penggiat KIM Diharapkan Mampu Jadi Motor Literasi Digital bagi Masyarakat

Penggiat KIM Diharapkan Mampu Jadi Motor Literasi Digital bagi Masyarakat

Mamasa, 15/10/2026 – Dinas  Kominfopers Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) di aula The Brezee Villa Desa Tondok Bakaru Desa Wisata Tondok bakaru, Kamis, 15/10/2026.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfopers Sulawesi Barat Ridwan Jafar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Suraidah Suhardi Duka,Kadis Kominfosandi Kabupaten Mamasa Ernesto Randan dan jajaran Diskominfopers Provinsi Sulawesi Barat dan Mamasa.

Kegiatan ini diikuti oleh 7 kelompok KIM yang terdaftar di Kabupaten Mamasa.

Menurut Kadis Kominfopers Sulbar, Kelompok KIM mestinya dapat mengedukasi masyarakat terhadap penyebaran hoaks, melindungi masyarakat dari paparan radikalisme, terorisme dan intoleransi.

“Kami menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat oleh para penggiat KIM terkait bagaimana menangkal hoaks, radikalisme, terorisme, dan radikalisme yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.” Ujarnya.

Ridwan juga menekankan perlunya pendampingan terhadap anak-anak usia dini agar tidak terpapar pengaruh negatif dari media. Seperti konten kekerasan, seks bebas dan game online berbahaya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi Duka dalam paparannya menekankan bahwa layanan digital telah memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas sehingga KIM diharapkan dapat memanfaatkan layanan ini untuk deseminasi informasi yang lebih bermanfaat bagi kebutuhan informasi masyarakat.

Pemanfaatan internet dalam layanan penjualan, menjadikan pemasaran produk pertanian dan UMKM semakin luas dan menjangkau masyarakat global.

Suraidah juga menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan saat ini lebih difokuskan kepada peningkatan inovasi desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dan tidak hanya tergantung pada dana transfer APBN.

"Hari ini kita tidak semata fokus pada persoalan blank spot internet di desa-desa tetapi kita sedang menuju blank service untuk pelayanan kebutuhan informasi yang lebih." Ucapnya.

Suraidah menambahkan Peran KIM  bagi masyarakat terhadap ancaman hoaks, game online, dan perdagangan manusia perlu diwaspadai dan perlu disosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya tersebut. Kim bukan hanya sebagai penyebar informasi tetapi mesti juga menjadi pemberi motivasi dalam menggerakkan literasi masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Mamasa Ernesto Randan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Diskominfopers Provinsi Sulawesi Barat yang telah melakukan kegiatan sekolah internet KIM bagi para penggiat KIM di Kabupaten Mamasa.

Ernesto mengatakan bahwa peran para penggiat KIM di kabupaten Mamasa sudah sangat baik, terbukti dengan berhasilnya KIM kabupaten Mamasa mengukir prestasi dalam lomba menulis yg diselenggarakan oleh Kementrian Komdigi RI.

Tim Liputan IKP Diskominfosandi Mamasa