Berita Lengkap

Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Bupati Ajak Masyarakat Hindari Kebencian dan Perkuat Silaturahmi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Bupati Ajak Masyarakat Hindari Kebencian dan Perkuat Silaturahmi

Mamasa, 21/10/2026 – Bupati Mamasa menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam Merajut Persaudaraan dan Kemanusiaan”.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi dan momentum silaturahmi hendaknya tidak sekadar menjadi tradisi atau formalitas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, saling memaafkan, serta membangun kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya berharap peringatan Maulid dan silaturahmi ini bukan hanya sekadar tradisi dan formalitas, tetapi menjadi momen untuk saling memaafkan, bekerja sama, dan saling menopang,” jelas Welem.

Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat, khususnya dengan menghindari ujaran kebencian, fitnah, serta perilaku saling menjelekkan. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Maulid Nabi hendaknya diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan setelah kita menggelar peringatan hari ini, besok kita menebar kebencian, fitnah, saling menjelekkan, bahkan mencari-cari kesalahan. Namun, yang harus kita ciptakan adalah suasana rukun, suasana yang sejuk, serta membangun silaturahmi dengan baik,” ucap Welem.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan masyarakat dapat semakin menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan dan kemanusiaan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan masyarakat Kabupaten Mamasa yang rukun dan saling menghargai.

Liputan: Mika Kristian/Stevani

Memuat