Berita Lengkap

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Welem Sambolangi - H. Sudirman, Fokus Pembangunan Kesejahteraan Rakyat

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Welem Sambolangi - H. Sudirman, Fokus Pembangunan Kesejahteraan Rakyat

Mamasa 20/2/2026- Penduduk Kabupaten Mamasa yang terdiri dari 80% bermatapencaharian di sawah dan ladang menjadikan titik fokus perhatian pertama pemerintahan Welem-Sudirman dalam menata Pembangunan dan pemerintahan berkelanjutan dari pemerintahan sebelumnya.

Pemerintah telah menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menuju masyarakat yang adil dan makmur yang menjadi cita-cita bersama dalam berbangsa dan bernegara sebagaimana termaktum dalam pembukaan UUD 1945 adalah langsung menyentuh pada mayoritas rakyat tetapi tanpa mengabaikan sektor kehidupan lainnya.

Pemerintahan Welem-Sudirman menjadikan peluang pembangunan pertanian di Mamasa menjadi prioritas utama tat kala pembangunan fisik tidak mendapat dukungan yang maksimal di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat yang telah memberikan himbauan ke Kementerian/Lembaga dan daerah untuk sedikit mengencangkan ikat pinggang di tengah keterbatasan anggaran secara nasional.

Dalam satu tahun pemerintahannya Welem-Sudirman mencoba memanfaatkan anggaran yang terbatas pada Pembangunan beberapa sektor prioritas terutana pertaniaan yang menjadi sektor yang paling banyak menyentuh kehidupan masyarakat Kabupaten Mamasa.

Welem-Sudirman berusaha membangun komunikasi di berbagai Kementerian dan Lembaga pemerintahan. Khusus di bidang pertanian, pemerintah telah berhasil memberikan suport kepada petani dengan memberikan bantuan pupuk gratis di musim tanam padi pertama dalam tahun 2025.

Selain itu bersama Dinas Pertanian dan dinas terkait lainnya Bupati dan Wakil Bupati Mamasa berhasil mendatangkan sejumlah bantuan alat pertanian, bantuan 40 ton kapur pertanian (dolomit) dan bantuan bibit padi.

Tidak berhenti di situ pemerintahan Welem-Sudirman terus membenahi dan memaksimalkan potensi dan peran penyuluh pertanian di desa-desa dalam membimbing masyarakat petani, terutama dalam membetuk karakter petani dalam mengolah dan memaksimalkan lahan pertanian. Salah satu yang telah diusahakan adalah bagaimana mengubah perilaku petani dari cara bertani tradisional menjadi prilaku bertani secara modern dengan kompleksitasnya. Membenahi cara bertani dari sekedar menghambut bibit padi menjadi tehnik pesamaian dan menanam dengan pola jajar. Dari keteraturan waktu tanam dengan pola lama yang serampangan menjadi pola tanan keseragaman waktu tanam serempak untuk pengendalian hama dan penyakit, kemudahan perawatan tanaman dan kemudahan penyaluran pupuk secara bersamaan. Walaupun pembangunan perilaku ini dalam penerapannya mendapat tantangan yang agak berat tapi para penyuluh terus memberikan pembinaan yang terus-menerus dengan sebuah harapan para petani dapat mengubah kebiasaan ini demi peningkatan kualitas kerja dan pemenuhan harapan peningkatan produksi pertanian.

Perluasan lahan persawahan dengan progam percetakan 1000 hektar sawah dimana dalam tahun 2025 telah dimulai dengan 300 hetar pembukaan lahan baru persawahan dan sisanya direncanakan realisasainya dalam 2026 ini. Program ini diharapkan akan meningkatkan produksi padi di masa yang akan datang demi memenuhi harapan dan cita-cita pemerintahan Welem-Sudiman menuju swasembada pangan.

Langkah maju berikutnya di bidang penyediaan pangan adalah pemeritah telah menandatangani MoU dengan pihak Bulog untuk mendirikan kantor Bulog di Mamasa yang rencananya akan dirampungkan dalam tahun 2026.

Pembangunan sektor pariwisata menjadi lokus kedua perhatian  pemerintahan Welem-Sudirman. Saat ini rencana pembenahan beberapa objek wisata telah menjadi pusat perhatian. Salah satunya adalah telah dilakukannya survey dan perencanaan rehabilitasi objek wisata alam Sarambu Liawan di Kecamtan Sumarorong yang sempat ditutup karena tidak aman bagi para pengunnjung. Pemerintah telah merencanakan bahwa tahun ini objek wisata air terjun ini akan dirampungkan pembangunannya dan diyakinkan aka aman dan nyaman kembali untuk dikunjungi oleh wisatawan baik manca negara maupun domestik.

Rangsangan kunjungan wisata ke titik-titik objek wisata dalam daerah (domestik) dilakukan dengan menggelar berbagai even-even pariwisata dan budaya baik yang sudah terjadwal dalam konsep ekowisata maupun kunjungan biasa. Penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan di objek wisata juga menjadi strategi meramaikan dan ajang promosi wisata keluar daerah.

Prioritas sektor kesehatan berfokus pada pengaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak aktif dan juga mendatangkan sejumlah dokter ahli terutama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata berkat Kerjasama dengan Lembaga Perguruan Tinggi dan juga bantuan pemerintah pusat dan provinsi Sulawesi Barat.

Saat ini pembenahan pembangunan kembali gedung RSUD kondosapata menjadi prioritas utama dalam tahun ini yang akan menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat Mamasa yang lebih berkualitas dan bermutu di masa mendatang.

Catatan sektor pendidikan dalam tahun 2025, Welem-Sudirman telah berusahan membenahi sistem birokrasi yang lebih berkualitas, disiplin dan berusaha membangun kepercayaan publik bagi pelayanan birokrasi khususnya di bidang Pendidikan. Oleh karena itu di penghujung 2025 pemerintahan Welem-Sudirman merombak kepemimpinan di Tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah  dengan melaksanakan penyegaran dan pelantikan para kepala sekolah lewat jalur assessment yang transparan dan akuntabel.

Welem-Sudirman juga telah mengunjungi berbagai fasilitas pendidikan bahkan ke daerah pelosok terpencil dan sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan baik Pembangunan gedung sekolah yang mangkrak  maupun masalah lainnya di bidang pendidikan.

Infrastruktur telekomunikasi juga tidak luput dari pembenahan pemerintah. Berkat kerjasama dengan BAKTI Komdigi RI, pemerintah Kabupaten Mamasa berhasil mendistribudikan 54 unit Internet satelit (VSAT) ke titik-titik nol internet dan blank spot internet. Pemerintah masih merencanakan mendatangkan lebih dari 100 unit VSAT bagi daerah-daerah lemah sinyal internet dan zero internet yang direncanakan dalam tahun ini.

Usaha pemulihan perekonomian kabupaten Mamasa yang telah digenjot sejak awal pemerintahan Welem-Sudirman, dan kini terus dikebut. Walaupun hasilnya tidak se-siknifikan dengan apa yang diharapkan namun diawal pemerintahan kabupaten Mamasa telah mencatatkan kenaikan dimana menurut laporan dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamasa pertumbuhan ekonomi Mamasa mengalami kenaikan dalam satu tahun terakhir yakni 0,05% dimana dalam tahun 2024 tercatat 3,32% yang mengalami kenaikan di tahun 2025 sebesar 3,37%.

Sementara BPS juga telah mencatat penurunan angka kemiskinan Kabupaten Mamasa sebesar 2,19% dimana dalam tahun 2024 tercatat 15, 20% dan mengalami penurunan pada tahun 2025 sebesar 13,01%. Hal ini menjadi angka kemiskinan yang tercatat paling siknifikan penurunannya di lingkup Sulawesi Barat.

Rumusan kelanjutan Pembangunan kabupaten Mamasa telah dimulai Kembali dengan harapan 2026 menjadi titik fokus peningkatan Pembangunan berkelanjutan yang lebih baik, tentunya dengan harapan dukungan doa dan partisipasi masyarakat Mamasa.

Bupati Mamasa dalam arahannya di acara Musrenbang 2027 tingkat Kecamatan se-Kabupaten Mamasa pada 19/02/2026 kemarin, menyampaikan untuk fokus pada progam prioritas di setiap desa dan kecamatan dan mengingatkan bahwa puncak pemulihan ekonomi Mamasa dapat tercapai secara maksimal di tahun 2027.

Paparan singkat tentang pencapaian keberhasilan pembangunan Kabupaten Mamasa dalam satu tahun terakhir ini memang telah berhasil memberikan dampak positif dan meringankan beban ekonomi masyarakat, namun dengan berbagai keterbatasan, masih banyak harapan pemerintah dan masyarakat Mamasa belum terpenuhi seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman pada malam buka puasa bersama di Rujab Bupati Mamasa 20/2/2026, maka sepatutnyalah pemerintah dan masyarakat kabupaten Mamasa terus bahu membahu, mendukung program dan skala prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Mamasa pada tahun pemerintahan dan pembangunan berikutnya demi untuk mencapai Mamasa menuju Mamase.

Artikel no.01 IKP 2026